UMKM

Jelang PENAS KTNA XVII, Saka Bakti Husada Sisir Homestay Cegah DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo membekali anggota Saka Bakti Husada untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di homestay peserta PENAS KTNA XVII sekaligus mendukung pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Gorontalokab - 13 Jun 2026 11:57 WITA
Liputan: Riri Lihawa Editor: Zulkifli Mile
Jelang PENAS KTNA XVII, Saka Bakti Husada Sisir Homestay Cegah DBD

LIMBOTO, DISKOMINFO – Menjelang kedatangan ribuan peserta Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan XVII Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat kesiapsiagaan kesehatan lingkungan dengan menerjunkan anggota Saka Bakti Husada (SBH) untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di sejumlah homestay peserta.

Langkah tersebut diawali dengan pembekalan teknis kepada anggota SBH, Kamis (11/6/2026), Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, mengatakan pemeriksaan jentik berkala menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh lokasi penginapan peserta berada dalam kondisi sehat dan aman.

“Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah mengharuskan kita memastikan lingkungan tetap bersih dan bebas dari potensi penyebaran penyakit. Karena itu pemeriksaan jentik di homestay menjadi bagian dari langkah antisipasi yang harus dilakukan,” ujar Ismail.

Selain melakukan pemantauan jentik nyamuk, anggota Saka Bakti Husada juga akan dilibatkan sebagai relawan pendukung pada sejumlah posko kesehatan selama pelaksanaan PENAS berlangsung.

Menurut Ismail, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan edukasi kesehatan sekaligus kontribusi nyata dalam menyukseskan agenda nasional yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.

“Kami berharap anggota SBH dapat menjalankan tugas dengan baik, baik dalam pemeriksaan jentik maupun membantu pelayanan kesehatan bagi peserta PENAS,” katanya.

Sasaran pemeriksaan meliputi homestay dan rumah singgah yang tersebar di Kecamatan Limboto, yang akan menjadi tempat menginap peserta dari berbagai provinsi.

Melalui pembekalan tersebut, Dinas Kesehatan berharap seluruh anggota SBH memiliki pemahaman yang seragam mengenai prosedur pemeriksaan jentik serta kesiapan dalam mendukung pelayanan kesehatan selama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras