LIMBOTO, DISKOMINFO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus mendistribusikan bantuan bibit kelapa dalam dari Kementerian Pertanian RI kepada para kelompok tani di seluruh kecamatan. Tercatat ada 800.000 pohon bantuan yang akan disebar untuk 8.000 hektar lahan perkebunan kelapa yang ada di daerah ini.
Bantuan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyokong hilirisasi utamanya pada sektor perkebunan kelapa yang juga merupakan target pembangunan Kabupaten Gorontalo dibawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.
Bantuan program tersebut penting untuk mendukung hilirisasi pertanian, karena tidak hanya berfokus pada produksi buah kelapa, tetapi juga mendorong pengolahan hasil menjadi produk bernilai tambah.
Beberapa manfaatnya antara lain, menjamin ketersediaan bahan baku industri, meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja baru, mendukung UMKM berbasis kelapa, memperkuat ekonomi desa, serta mendukung program ketahanan dan ekspor.
"Tentunya kita semua ingin program ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang. Saya minta ini dipelihara dan jaga dengan baik," ujar Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyalurkan bantuan bibit kelapa kepada kelompok tani di Desa Bukit Aren dan Desa Ayumolingo Kecamatan Pulubala Jumat, (05/06/2026).
Alokasi lahan perkebunan kelapa di Kecamatan Pulubala yang mendapat bantuan bibit kelapa dalam, Jumat, masing-masing, Desa Bukit Aren mencapai 25.000 hektar, sedangkan Desa Ayumolingo seluas 8,75 hektar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, memastikan program bantuan tersebut akan mendapat pendampingan dari para penyuluh pertanian agar proses penanaman dan pemeliharaan berjalan optimal.
“Penyuluh akan melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bantuan ini memberikan hasil yang maksimal bagi petani,” jelas Darwan.
Tim Redaksi.