LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026. Hal itu terlihat dengan digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi Lapangan Calon Lokasi, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan itu diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, dan Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) SNT dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Hadir juga Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Camat Limboto Barat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Sekretaris BPBD, Kepala Desa Haya-Haya, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Sugondo mengatakan FGD tersebut merupakan tahapan penting dalam proses penentuan lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto di bidang pendidikan.
Menurutnya, hasil verifikasi lapangan akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan terkait kesiapan daerah untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Pada dasarnya, kami bersama Tim Verval SNT telah menyampaikan kepada Bapak Bupati mengenai kondisi objektif di lapangan. Kondisi tersebut nantinya akan menjadi cerminan bagi kita dalam mengambil keputusan,” ujar Sugondo.
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi memerlukan sejumlah tahapan dan persiapan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Karena itu, FGD dilaksanakan untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang diperlukan.
Sugondo berharap seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna memperlancar proses pemenuhan berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam program tersebut.
“Insya Allah, semua pihak yang hadir hari ini akan saling berkolaborasi untuk memperlancar seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dalam rangka menyambut program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.
Tim Redaksi.