UMKM

GOW Gorontalo Dorong Kolaborasi UMKM Perempuan, Intervensi Modal Capai Rp 5 Miliar

Ketua GOW Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, mengajak organisasi perempuan Islam 'Aisyiyah untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi dan UMKM.
Gorontalokab - 24 May 2026 16:57 WITA
Liputan: Priyo Hanapi Editor: Zulkifli Mile
GOW Gorontalo Dorong Kolaborasi UMKM Perempuan, Intervensi Modal Capai Rp 5 Miliar

LIMBOTO, DISKOMINFO — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, mendorong penguatan kolaborasi strategis antara organisasi perempuan Islam 'Aisyiyah dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Sinergi ini difokuskan pada tiga sektor utama yang meliputi pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta perlindungan perempuan dan anak.

Hal tersebut ditegaskan Maryam saat menghadiri Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-109 tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Halaman Masjid Al-Muttaqin, Desa Ilohungayo, Kecamatan Batudaa, Sabtu (23/5/2026) kemarin.

Dalam sambutannya, Maryam memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi ‘Aisyiyah yang terus berkontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi yang kian kompleks, organisasi perempuan memiliki peran krusial dalam membangun ketahanan keluarga.

“‘Aisyiyah adalah organisasi perempuan Islam yang luar biasa. Kehadiran mereka dalam program pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Maryam.

Guna menyelaraskan langkah, Maryam menjelaskan bahwa Pemkab Gorontalo saat ini tengah gencar menjalankan program 'Perempuan Hebat'. Ini merupakan bagian dari inisiatif besar Maryam GO yang fokus pada pengembangan lini usaha makro perempuan.

Lewat program ini, pemerintah tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan dan pendampingan, melainkan juga intervensi modal bagi pelaku usaha yang terkendala akses finansial. Hingga saat ini, total dana yang dikucurkan hampir menembus angka Rp 5 miliar.

“Banyak ibu-ibu yang sebetulnya memiliki keterampilan dan semangat tinggi untuk berwirausaha, namun mereka mandek di permodalan. Di sinilah pemerintah hadir melakukan intervensi,” jelas Maryam.

Ia melihat potensi kader ‘Aisyiyah di sektor UMKM sangat besar. Pemkab Gorontalo sendiri sudah memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di bawah Dinas Koperasi yang siap memfasilitasi pelatihan. Oleh karena itu, Maryam menilai sinergi dalam memperluas akses permodalan menjadi langkah konkret berikutnya.

Tidak hanya itu, Maryam juga menyentil pentingnya ruang aman bagi perempuan dan anak. Melalui program Maryam GO, Pemkab Gorontalo telah mengoperasikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Fasilitas ini dilengkapi dengan tenaga pendamping profesional dan seluruh layanannya dapat diakses oleh masyarakat secara gratis.

“Kami berharap ‘Aisyiyah dapat bersinergi dengan UPTD PPA. Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi perempuan dan pemerintah, cita-cita mewujudkan perempuan hebat, keluarga kuat, dan masyarakat yang berkemajuan bisa kita capai bersama,” pungkasnya.

Tema Milad ke-109 ‘Aisyiyah, yaitu “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, dinilai sangat senada dengan visi jangka panjang Pemkab Gorontalo dalam membangun daerah yang berkemajuan dan berkelanjutan.

Tim Redaksi.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras