LIMBOTO, DISKOMINFO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memaparkan perkembangan program KMP dan layanan MBG saat menghadiri sosialisasi 4 Pilar oleh Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (6/5/2026).
Dalam forum tersebut, Sofyan menyebut pembangunan Koperasi Merah Putih terus berjalan dengan target 205 unit yang disesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Gorontalo.
“Triwulan pertama menunjukkan progres positif. Ada 55 titik pembangunan fisik yang berjalan atau sekitar 25,8 persen dari target,” kata Sofyan.
Ia menambahkan, lima gerai koperasi telah rampung 100 persen, salah satunya berada di Desa Yosonegoro.
Untuk mendukung pengelolaan, Pemkab Gorontalo mengembangkan aplikasi SIDDIK (Sistem Informasi dan Digitalisasi Koperasi). Sistem ini, menurut Sofyan, memungkinkan pemantauan perkembangan koperasi secara real time dan telah lolos validasi Kementerian Koperasi.
“Dengan sistem ini, progres koperasi bisa dipantau secara terbuka dan terukur,” ujarnya.
Selain sektor koperasi, Sofyan juga memaparkan perkembangan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat 35 unit SPPG telah beroperasi di berbagai wilayah.
Program tersebut menjangkau 52.523 penerima manfaat, terdiri dari 45.939 siswa, 5.810 balita dan ibu hamil, serta 774 tenaga pendidik.
Namun, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi. Dua unit SPPG ditutup sementara karena belum memenuhi standar sanitasi.
“Pengawasan tetap kita lakukan. Standar layanan tidak boleh ditawar,” kata Sofyan.
Ke depan, Pemkab Gorontalo berencana menambah tiga unit SPPG untuk memperluas jangkauan layanan, dengan prioritas pemerataan akses di seluruh wilayah.
Sosialisasi 4 Pilar ini juga dirangkaikan dengan pengenalan aplikasi SIDDIK sebagai bagian dari penguatan program koperasi di daerah.
Tim Redaksi