LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar pelatihan bisnis dan kewirausahaan yang dirangkaikan dengan kurasi produk Industri Kecil Menengah (IKM), di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut beroleh apresiasi langsung dari Bupati Gorontalo Sofyan Puhi. Dia mengatakan, pelatihan itu menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku IKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dari sekitar 4.200 pelaku IKM, sebanyak 30 peserta dipilih untuk mengikuti pelatihan dan proses kurasi produk.
“Produk kita sebenarnya sudah bagus, tapi masih lemah di kemasan, cerita produk, dan mental usaha. Ini yang perlu dibenahi,” sentil Sofyan.
Ia mencontohkan sejumlah produk lokal seperti karawo, sambal roa, dan anyaman yang dinilai memiliki kualitas, namun belum didukung tampilan dan nilai jual yang kuat di pasar.
Melalui kurasi, pemerintah daerah pun menargetkan peningkatan kualitas produk agar memiliki daya saing dan nilai tambah. Produk yang lolos seleksi akan diprioritaskan menjadi suvenir resmi daerah, dipasarkan melalui Dekranasda dan gerai PLUT, serta masuk dalam e-katalog lokal dan pameran tingkat nasional.
Selain kualitas produk, pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha dalam menerima masukan dan beradaptasi.
Bupati meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dekranasda untuk melakukan pendampingan berkelanjutan, mulai dari pengurusan legalitas, sertifikasi, hingga strategi pemasaran.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Kualitas dijaga dan produksi harus berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, jajaran asisten daerah, pimpinan OPD, serta Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi.
Tim Redaksi