LIMBOTO, DISKOMINFO — Pengurus inti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat rutin yang dipimpin Ketua FKUB Dr. Syahrir Djafar, Kamis (30/04/2026), di Cafe Serambi Masjid Pelataran Masjid Agung Baiturahman Limboto.
Rapat tersebut membahas penguatan moderasi beragama sebagai bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mewujudkan daerah yang berkemajuan dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, FKUB menyepakati sejumlah langkah strategis yang difokuskan pada penguatan komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, serta penerimaan terhadap tradisi lokal.
Penguatan komitmen kebangsaan akan dilakukan melalui dialog antaragama yang mendorong komunikasi aktif antarumat beragama dan penghayat kepercayaan guna menciptakan keharmonisan. Selain itu, FKUB juga akan mengembangkan desa atau kampung kerukunan umat beragama sebagai percontohan toleransi di tingkat masyarakat, termasuk yang telah berjalan di Desa Tuladengi.
Di bidang pendidikan, FKUB mendorong integrasi nilai-nilai moderasi seperti kemanusiaan, keadilan, dan keseimbangan ke dalam sistem pendidikan formal maupun informal sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Sementara itu, dalam upaya pencegahan paham ekstrem dan kekerasan, FKUB akan memperkuat deteksi dini melalui peran aktif tokoh masyarakat serta meningkatkan literasi moderasi beragama dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan.