GORONTALO, DISKOMINFO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo bergerak cepat meninjau sejumlah titik infrastruktur di beberapa kecamatan, menyusul laporan kerusakan jalan dan jembatan dari masyarakat.
Peninjauan dimulai di Kecamatan Asparaga, tepatnya di Jembatan Olimohulo. Di lokasi ini ditemukan penumpukan sedimen dan sampah yang menghambat aliran air hingga menyebabkan luapan dan merusak oprit jembatan serta badan jalan.
Masih di wilayah yang sama, tim juga mengecek kondisi jalan penghubung Desa Karya Indah dan Desa Mohiolo yang mengalami kerusakan berat. Akses jalan dilaporkan nyaris terputus dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Selanjutnya, tim bergerak ke Desa Pilomonu untuk meninjau pemasangan portal jalan. Portal tersebut dibuat untuk membatasi kendaraan bertonase besar yang melintas di jalan baru dan berpotensi mempercepat kerusakan.
Di Kecamatan Boliyohuto, tepatnya di Desa Tolite, kondisi jalan penghubung yang digunakan warga, terutama petani, juga menjadi perhatian. Jalan tersebut dilaporkan belum mengalami perbaikan sejak lama dan dalam kondisi berlubang.
Peninjauan juga dilakukan di Desa Paris, terkait ruas jalan yang sebelumnya telah dikerjakan namun belum tuntas. Pemerintah desa meminta kelanjutan pembangunan agar akses warga kembali normal.
Selain peninjauan siang hari, Dinas PUPR juga menerima laporan banjir di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto, akibat luapan sungai dan tanggul yang bocor.
"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami tinjau untuk menentukan langkah penanganan," ujar Risman.
Sejumlah temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penentuan prioritas penanganan infrastruktur di Kabupaten Gorontalo.
Tim Redaksi