Lambang Daerah

LAMBANG DAERAH
KABUPATEN GORONTALO


 

Lambang Daerah Kabupaten Gorontalo mengakomodir berbagai potensi alam dan kondisi geografis wilayah Kabupaten Gorontalo:

Lambang Daerah Kabupaten Gorontalo memiliki nuansa global;
1. Latar berwarna Merah, bermakna semangat rakyat Gorontalo yang berkobar
2. Gerak dinamis yang terlihat pada model pohon kelapa yang membengkok, artinya gerak melambai dan tidak diam memiliki maknya berupaya berbuat demi masa depan
3. Danau Limboto, yang merupakan simbol potensi wilayah dan mata pencaharian rakyat Kabupaten Gorontalo yang selain merupakan warisan leluhur yang perlu dilestarikan, juga merupakan saran yang perlu dipertahankan oleh rakyat Kabupaten Gorontalo
4. Sawah, melambangkan Gorontalo merupakan daerah yang memiliki lahan produktif yang menjadi tumpuan hidup/mata pencaharian sebahagian besar masyarakat.


Lambang Daerah kabupaten Gorontalo memiliki nuansa nasional;
1. Padi dan kapas melukiskan sikap hidup sosialistis Bangsa yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur material dan spritual berdasarkan Pancasila. Makna Padi dan kapas juga melambangkan tema yang mengilhami setiap semangat pembangunan
2. 17 (tujuh belas) buah rantai emas perlambang hari partiotik 17 Agustus 1945
3. Garis lingkar tepi berwarna putih mengisyaratkan aura tubuh manusia
4. Bintang kuning keemasan bersudut lima, melambangkan dasar negara Pancasila dan Ketuhanan Yang Maha Esa
5. Lima buah gunung, melambangkan 5 (lima) kerajaan besar yang berada di Gorontalo (Kerajaan Limboto, Kerajaan Gorontalo; Kerajaan Suwawa; Kerajaan Boalemo; dan Kerajaan Atinggola)
6. 2 (dua) buah keris melambangkan semangat rakyat Gorontalo sebagai pencetus Hari Patriotik 23 Januari 1942. (Gorontalo berhasil lepas dari masa penjajahan pada tanggal 23 Januari 1942 Masehi).